Polres Sibolga Ikuti Rakor LInsek Nasional Dipimpin Kapolri

 


OTORITA.ID-Sibolga, Operasi Ketupat 2026 mulai dipersiapkan secara matang. Polres Sibolga mengikuti Rapat Koordinasi Lintas Sektoral (Rakor Linsek) melalui Zoom Meeting yang digelar secara nasional pada Senin, 2 Maret 2026.


Rakor Operasi Ketupat 2026 tersebut dilaksanakan di Aula Dr. H. M. Jasin Polres Sibolga mulai pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menyatukan langkah seluruh instansi sebelum pelaksanaan pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri.


Rapat koordinasi tingkat nasional itu dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. dan diikuti jajaran TNI-Polri, para menteri kabinet, serta pimpinan lembaga pemerintah terkait.


Di Polres Sibolga, kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Sibolga AKBP Eddy Inganta, S.H., S.I.K., M.H. bersama sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan instansi terkait.


Turut hadir dalam kegiatan itu perwakilan Dandim 0211/TT yang diwakili Kapten Cke Sadron Sidauruk selaku Danramil 06 Kota, perwakilan Wali Kota Sibolga, perwakilan Ketua DPRD Sibolga, serta para Pejabat Utama Polres Sibolga.


Selain itu, berbagai instansi daerah juga ikut terlibat dalam rapat koordinasi tersebut. Di antaranya Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Jasa Raharja, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), hingga Kementerian Agama Kota Sibolga.


Dalam arahannya, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa seluruh jajaran harus mempersiapkan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 secara maksimal. Hal ini penting untuk menjamin keamanan masyarakat serta kelancaran arus mudik dan arus balik selama perayaan Idul Fitri.


Rakor nasional tersebut juga menghadirkan sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, Menteri Perhubungan, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Perdagangan, Menteri Agama, Menteri Pariwisata, Panglima TNI, serta pimpinan lembaga strategis lainnya seperti BNPB, BMKG, Basarnas, Bapanas, dan BUMN terkait.


Dalam rapat tersebut, beberapa poin penting menjadi fokus pembahasan. Salah satunya adalah pengamanan maksimal pada berbagai objek vital, tempat ibadah, sarana transportasi, serta lokasi wisata yang diprediksi ramai selama libur Idul Fitri.


Pendekatan pengamanan juga diharapkan dilakukan secara humanis dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat agar tercipta situasi yang aman dan kondusif.


Selain pengamanan, seluruh jajaran pemerintah dan stakeholder diminta aktif menyosialisasikan kebijakan pemerintah terkait stimulus ekonomi serta rekayasa lalu lintas selama masa mudik. Informasi tersebut harus disampaikan melalui berbagai saluran komunikasi agar masyarakat mendapatkan informasi yang jelas dan akurat.


Rakor juga menyoroti potensi gejolak harga bahan pokok serta ketersediaan energi seperti BBM dan BBG. Oleh karena itu, Satgas Pangan bersama instansi terkait diminta melakukan pengawasan intensif agar pasokan tetap stabil selama periode Idul Fitri.


Aspek mitigasi bencana juga menjadi perhatian penting dalam rapat tersebut. Seluruh pihak diminta menyiapkan jalur evakuasi, titik pengungsian, serta perlengkapan pencarian dan pertolongan untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem maupun keadaan darurat lainnya.


Melalui Rakor Linsek ini, Polres Sibolga bersama Forkopimda dan berbagai instansi terkait menyatakan siap memperkuat sinergi dalam mendukung kelancaran pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di wilayah hukum Polres Sibolga.


Langkah koordinasi ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat yang akan menjalankan tradisi mudik serta merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan nyaman.(Red)

Lebih baru Lebih lama